MBG Picu Harga Ayam Naik Kembali, Masyarakat Menjerit

penjual ayam potong di pasar Ciawitali Garut
penjual ayam potong di pasar Ciawitali Garut
0 Komentar

Kenaikan ini menjadi perhatian tersendiri karena telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling terjangkau dan sering menjadi pilihan utama masyarakat untuk lauk sehari-hari.

Program MBG yang digagas pemerintah tampaknya memberikan dampak dua sisi. Di satu sisi, program ini membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah.

Namun di sisi lain, permintaan mendadak yang tinggi terhadap telur menyebabkan pasokan di pasaran berkurang dan memicu kenaikan harga. Hal ini kerap terjadi setiap kali program tersebut aktif penuh.

Baca Juga:Pemkab Garut Ajak Masyarakat Nobar Semifinal FIFA World Cup 2026 Prancis vs SpanyolHarga Emas Pegadaian Hari Ini Turun Serentak: Peluang Emas Murah atau Sinyal Pasar yang Harus Diwaspadai?

Para pedagang berharap ada intervensi dari pemerintah daerah maupun pusat untuk menjaga stabilitas harga. Beberapa solusi yang bisa dipertimbangkan antara lain peningkatan produksi telur melalui subsidi pakan ternak bagi peternak, pengaturan distribusi yang lebih merata, serta pemantauan ketat terhadap rantai pasok agar tidak terjadi penimbunan.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Fluktuasi harga telur akibat program makan gratis sekolah sering menjadi topik pembicaraan di berbagai daerah.

Bagi pedagang kecil seperti di Pasar Manis Purwokerto, stabilitas harga bukan hanya soal keuntungan, melainkan juga kelangsungan usaha mereka di tengah persaingan yang ketat.

Masyarakat sendiri diharapkan bijak dalam berbelanja, mungkin dengan mencari alternatif protein lain seperti ikan atau tahu ketika harga telur sedang tinggi.

Pemerintah juga diharapkan terus memantau situasi ini agar kenaikan harga tidak berlarut-larut dan membebani daya beli masyarakat menengah ke bawah.(*)

0 Komentar