GARUT – Tim sepak bola pelajar Kabupaten Garut meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat setelah menembus babak final.
Pada pertandingan penentuan gelar juara, Garut harus mengakui keunggulan Kota Bandung. Meski gagal membawa pulang medali emas, hasil tersebut memastikan Garut mendapat tiket menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat 2027.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana mengatakan bahwa lawan yang dihadapi pada partai final memiliki kualitas pemain yang cukup merata. Sebagian pemain Kota Bandung merupakan hasil pembinaan Persib Bandung.
Baca Juga:Sekda Garut Ungkap Alasan KDKMP Belum Berjalan Meski Bangunan Sudah Berdiri KokohGarut Plaza Sepi Pengunjung, Pemkab Andalkan Berbagai Kegiatan untuk Tarik Konsumen
“Ya, kemarin kita kalah kualitas karena memang Kota Bandung memiliki banyak pemain binaan Persib. Ditambah lagi, beberapa pemain kita mengalami cedera dan terkena akumulasi kartu,” kata Asep, kemarin.
Berdasarkan ketentuan turnamen, dijelaskan Asep, dua tim yang melaju ke final berhak tampil pada Popda 2027.
“Ya, tiket ke Popda itu diambil dua. Jadi, juara dan runner-up sama-sama lolos,” ucapnya.
Keberhasilan tersebut menjadi catatan penting bagi sepak bola pelajar Garut. Pasalnya, sudah 16 tahun cabang olahraga sepak bola tidak tampil dalam ajang Popda Jawa Barat.
“Alhamdulillah, khusus cabang olahraga sepak bola, setelah menunggu selama 16 tahun, baru kali ini kita bisa kembali lolos ke Popda 2027,” jelasnya.
Menurut Asep, Popda Jawa Barat 2027 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bekasi. Menjelang pelaksanaan, susunan pemain Garut masih mungkin mengalami perubahan karena harus menyesuaikan batas usia peserta.
“Nanti bermainnya di Bekasi. Beberapa pemain masih bisa dipertahankan, tetapi ada juga yang mungkin diganti karena mempertimbangkan usia,” pungkasnya. (*)
