Masing–masing kereta memiliki tata ruang dan jenis pelayanan yang berbeda.
Fasilitas pelayanan kesehatan yang diberikan mulai dari Pemeriksaan Gigi, Pemeriksaan Dokter Umum, tindakan medis sederhana, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Laboratorium sederhana, Ruang Farmasi dan Ruang Pemeriksaan Mata.
Seluruh peralatan medis yang ada dilengkapi dengan peralatan digital yang canggih dan modern, yang memudahkan dalam melakukan pemeriksaan.
Baca Juga:SAGARUT: Wajah Baru Transformasi Digital Publik Kabupaten GarutSepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen
Sebagai bentuk sinergi antara PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung dengan pemerintah daerah Kabupaten Garut, kegiatan Rail Clinic di Stasiun Bumiwaluya ini didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Puskesmas Citeras, Jajaran Muspika Malangbong, dan tokoh masyarakat sekitar Stasiun Bumiwaluya.
Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa kereta seperti ini digunakan untuk kepentingan dinas khusus dalam bentuk pelayanan kesehatan sebagai langkah kepedulian PT KAI Daop 2 Bandung kepada masyarakat di sepanjang jalur rel yang ada secara bergantian.
“Ini merupakan salah satu bentuk lain program CSR/TJSL di PT KAI, masyarakat dapat memanfaatkan Rail Clinic ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Diharapkan dengan kegiatan ini akan mempererat silahturahmi dengan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat dapat turut aktif menjaga aset dan keselamatan perjalanan kereta api,” pungkas Hendra.(*)
