Fenomena bediding ini kontras dengan siang hari yang tetap terik. Radiasi matahari langsung tanpa terhalang awan membuat suhu siang bisa naik tinggi, menciptakan perbedaan suhu siang-malam yang ekstrem yang menjadi ciri khas musim kemarau di kawasan tropis.
Dampak dan Antisipasi
Meski terasa menyegarkan bagi sebagian orang, bediding membawa dampak nyata. Petani di daerah pegunungan melaporkan risiko kerusakan tanaman sensitif suhu rendah, seperti sayuran dan buah-buahan.
Di sektor kesehatan, penurunan suhu malam hari meningkatkan kasus infeksi saluran pernapasan, terutama pada lansia dan anak-anak. Wisatawan di kawasan pegunungan seperti Bromo juga kerap kaget dengan embun beku yang muncul.
Baca Juga:Sempat Gagal Dilelang Dua Kali, Kini Tol Getaci Ditangani KemenkeuUpdate Harga Emas 29 Juni 2029: Kian Melemah
BMKG merekomendasikan masyarakat untuk tetap waspada. Gunakan pakaian hangat saat malam dan pagi, jaga kesehatan, serta pantau prakiraan cuaca resmi. Fenomena ini diprediksi akan mereda seiring mendekatnya musim hujan, di mana tutupan awan meningkat dan suhu lebih stabil.(*)
