Harga emas secara global dan domestik dipengaruhi oleh beberapa hal utama:
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS
Rupiah yang melemah biasanya mendorong harga emas naik.
Suku bunga global (terutama kebijakan The Fed)
Ekspektasi penurunan suku bunga AS sering membuat emas lebih menarik sebagai aset lindung nilai.
Inflasi
Ketidakpastian ekonomi dunia mendorong permintaan safe-haven seperti emas.
Permintaan domestik
Musim pernikahan, Lebaran, atau akhir tahun biasanya meningkatkan permintaan fisik.Dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam cenderung fluktuatif.
Baca Juga:Rombak Target Prioritas MBG: BGN Umumkan 4 Kelompok Target Prioritas Penerima MBGKabar Baik! Harga Emas dan Perak Akhirnya Bangkit Kembali
Pada 25 Juni 2026, harga juga stagnan, sementara pekan sebelumnya sempat mencatat kenaikan dan penurunan tajam di kisaran puluhan ribu per gram.
Saran Investasi Emas
Emas tetap menjadi pilihan investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Keunggulannya adalah likuiditas tinggi, nilai yang cenderung naik jangka panjang, dan perlindungan terhadap inflasi.
Namun, investor pemula disarankan:
- Membeli emas batangan bersertifikat (Antam atau UBS) di tempat resmi.
- Mempertimbangkan biaya buyback dan pajak.
- Diversifikasi portofolio, jangan hanya mengandalkan emas.
- Pantau tren harga secara rutin melalui situs resmi Logam Mulia atau Pegadaian.
Bagi yang ingin berinvestasi kecil-kecilan, program cicil emas di Pegadaian atau tabungan emas digital bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau.(*)
