Pandangan Ketua MUI ini berdasarkan dengan semangat keagamaan yang mendorong pemerintah untuk terus melanjutkan program kemanusiaan sambil melakukan reformasi internal yang lebih ketat.
Beberapa saran perbaikan yang sering muncul dari kalangan ulama termasuk melibatkan lebih banyak lembaga keagamaan seperti pesantren dalam pengelolaan dapur umum MBG, memperkuat pengawasan berbasis masyarakat, serta memastikan seluruh bahan baku dan proses produksi memenuhi standar kehalalan dan kesehatan.
Dengan pendekatan yang tepat, Program MBG diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama pembangunan manusia Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Baca Juga:Kejagung Dalami 26 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBGBos Motor Listrik Emmo Ikut Terseret Kasus Korupsi MBG, Jadi Tersangka Baru!
Gus War mengajak semua pihak untuk mendukung perbaikan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat, bukan malah menjadi sumber masalah baru.
Sebagai penutup, pernyataan Ketua MUI ini memberikan perspektif yang seimbang di tengah hiruk-pikuk kritik terhadap MBG. (*)
