Negara Ungkap Alasan Nanik S. Deyang Dipilih Jadi Kepala BGN Baru

(Disways)
Nanik S. Deyang jadi kepala BGN setelah keterlibatannya dalam kasus hoax Ratna Sarumpaet 2018 silam (Disways)
0 Komentar

Kasus ini menimbulkan sorotan tajam publik terhadap program unggulan Prabowo yang memiliki anggaran sangat besar. Istilah “MBG Maling Berkedok Gizi” sempat viral, mencerminkan kekhawatiran masyarakat agar program mulia ini tidak tercemar.

Prabowo melalui Prasetyo menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan sudah direncanakan sejak lama berdasarkan evaluasi berkala. Tujuannya untuk mempercepat perbaikan, meningkatkan kualitas MBG, dan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar sampai ke anak-anak sekolah, balita, dan kelompok rentan.

Nanik sendiri dalam pernyataan awalnya menekankan pergeseran fokus dari sekadar mengejar target kuantitas penerima menjadi peningkatan kualitas layanan. Ia berjanji akan memperbaiki dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), meningkatkan SDM, dan memastikan kepatuhan ketat terhadap SOP.

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Garut Juni 2026Mantan Wamen Imipas, Silmy Karim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Setelah Serahkan Diri ke KPK

Signifikansi bagi Program MBG dan Masa Depan

Program MBG merupakan investasi jangka panjang pemerintahan Prabowo untuk menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengurangi beban ekonomi keluarga.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada tata kelola yang bersih dan efektif.Dengan kepemimpinan Nanik yang disiplin dan berpengalaman, diharapkan BGN dapat bangkit lebih kuat.

Masyarakat kini menantikan aksi nyata dari tim baru BGN. Keberhasilan mereka tidak hanya akan menyelamatkan program MBG, tetapi juga menjadi bukti bahwa pemerintahan Prabowo serius dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan berpihak kepada rakyat.(*)

0 Komentar