GARUT – Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 dimaknai dengan aksi nyata kepedulian sosial oleh Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan.
Di tengah momentum yang menekankan nilai persatuan dan kemanusiaan, Yudha turun langsung menemui warga yang terdampak kebakaran di Kampung Mester RT 01 RW 06, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Senin, 1 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah musibah kebakaran yang terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa itu menghanguskan empat unit rumah dan merusak sebagian tiga rumah lainnya, sehingga sedikitnya tujuh kepala keluarga terdampak dan harus menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Baca Juga:Sekolah Rakyat di Garut Selatan Ditargetkan Dibangun Tahun Ini, Anggaran Capai Rp250 MiliarMemasuki Mei-Juni 2026, PUPR Garut Klaim Pemeliharaan Jalan Sudah Capai 50 Persen
Dalam kegiatan tersebut, Yudha didampingi Kepala Desa Sukaresmi Aji, jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sukaresmi, serta pengurus ranting PDI Perjuangan Desa Sukaresmi.
Mereka menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan uang tunai kepada para korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap warga yang sedang mengalami musibah.
Kehadiran rombongan tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak kebakaran. Suasana haru masih terasa di lokasi kejadian ketika para korban menerima bantuan dan perhatian dari berbagai pihak.
“Hari ini kami datang bersama Kepala Desa dan jajaran pengurus partai untuk meringankan beban sekaligus menguatkan hati warga yang terkena musibah. Kami menyerahkan santunan uang tunai dan paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” ujar Yudha Puja Turnawan.
Menurut Yudha, Hari Lahir Pancasila seharusnya tidak hanya diperingati secara seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proses pemulihan korban, Yudha juga mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna membantu warga yang terdampak.
“Saya berharap Pemkab Garut dapat mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari CSR perusahaan, BPR Garut, Bank BJB, maupun badan usaha lainnya. Selain itu, dukungan dari Baznas dan partisipasi ASN juga sangat diperlukan agar kita bisa bergotong royong membantu tujuh keluarga yang terdampak kebakaran di Kampung Mester,” katanya.
