Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Ajak Bangun Kemandirian Bangsa dan Dahulukan Kepentingan Rakyat

istimewa
UPACARA. Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Ajak Bangun Kemandirian Bangsa dan Dahulukan Kepentingan Rakyat
0 Komentar

JAKARTA – Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Kegiatan kenegaraan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri tampak hadir dalam acara tersebut bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, serta Soraya Hamzah Haz, istri mendiang Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz.

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara. Ia memasuki lapangan upacara sekitar pukul 09.55 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga:Reaktivasi Bandara Husein Dongkrak Ekonomi, Tapi Ada Risiko Kemacetan dan Tata RuangPGE Kamojang Dukung Program TAMASYA, Perkuat Kualitas Pengasuhan Anak dan Ketahanan Keluarga di Garut

Dilansir disway, selain para tokoh nasional tersebut, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga hadir mengikuti jalannya upacara. Tampak pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Najamuddin yang turut menjadi bagian dari tamu undangan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan. Sebelumnya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengundang para mantan presiden dan wakil presiden sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas generasi dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.

Sekretaris Utama, BPIP Tonny Agung Arifianto menjelaskan bahwa seluruh mantan presiden dan wakil presiden mendapatkan undangan resmi untuk menghadiri upacara tersebut.

“Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya. Nanti tepatnya di hari Sabtu besok kepastian terkait konfirmasi siapa saja yang hadir nanti akan kami sampaikan pada media semuanya ya,” ujar Tonny.

Menurut Tonny, BPIP sebenarnya ingin melibatkan lebih banyak unsur masyarakat dalam peringatan Hari Lahir Pancasila. Namun keterbatasan kapasitas lokasi membuat jumlah undangan harus dibatasi.

“Kemudian juga ini upacara kenegaraan yang pasti diatur oleh protokoler negara ya sehingga terbatas yang diundang terutama pejabat-pejabat tinggi negara dari seluruh K/L kita undang semuanya. Kemudian ada perwakilan agama, kemudian tokoh-tokoh negara yang lain termasuk apa Presiden dan Wakil Presiden juga kita undang tentunya sehingga kurang lebih sekitar 405 undangan lah ya yang kita siapkan untuk tamu undangan,” ujarnya.

0 Komentar