Makanan MBG tersebut diketahui berasal dari SPPG yang terletak di Haurkuning. Meski sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang, beberapa siswa dan guru dikabarkan masih mengalami demam dan diare.
Hingga berita ini diturunkan, beberapa siswa masih merasakan gejala serupa dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.(*)
