Petani Jagung Diminta Selektif Memilih Benih Saat Hadapi Musim Kemarau

(Feri/Radar Garut)
Petani Sedang Panen Jagung Di Desa Mekarsari
0 Komentar

GARUT – Petani jagung di Kabupaten Garut disarankan lebih selektif dalam memilih benih untuk menghadapi musim kemarau. Pemilihan benih dinilai menjadi faktor penting karena tidak semua jenis jagung mampu tumbuh optimal pada kondisi minim air.

Acu, bandar jagung sekaligus petani yang telah puluhan tahun berkecimpung di dunia pertanian jagung, mengatakan terdapat beberapa jenis benih yang lebih cocok ditanam saat musim kemarau dibandingkan musim penghujan.

Menurutnya, petani tidak bisa sembarangan menentukan benih karena setiap varietas memiliki karakter pertumbuhan yang berbeda tergantung kondisi cuaca dan ketersediaan air.

Baca Juga:Rudy Gunawan Matangkan Persiapan Persigar Jelang Hadapi Piala Divisi 4 PresidenKantor Korwas Pendidikan Cibiuk Berlakukan WFH Setiap Jumat

“Untuk benih tertentu Kita ketika ditanam di musim penghujan mungkin bagus tapi ketika ditanam di musim kemarau hasilnya akan jelek. Oleh karena itunya hati-hati dalam memilih benih ketika musim kemarau,” ujarnya (28/5) ketika ditemui di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong saat panen jagung.

Selain memilih benih yang tepat, Acu juga mengingatkan petani agar waspada dalam menentukan waktu tanam selama musim kemarau berlangsung. Ia menyarankan petani menunda penanaman apabila belum ada hujan yang turun secara konsisten.

Menurutnya, penanaman jagung akan lebih aman dilakukan setelah hujan mulai turun secara rutin sehingga kelembapan tanah tetap terjaga untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Acu menerangkan, tanaman jagung idealnya tumbuh dengan baik apabila hujan turun setidaknya dua kali dalam sepekan. Jika intensitas hujan kurang dari itu, pertumbuhan jagung dikhawatirkan tidak optimal kecuali tersedia sistem pengairan atau irigasi yang memadai.

Sebelumnya, BUMDes Bangkit Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, menyatakan tetap akan melanjutkan penanaman jagung meski menghadapi musim kemarau. Ketua BUMDes Bangkit Mekarsari, Naryana, berharap curah hujan tetap turun normal agar produktivitas pertanian jagung di wilayah tersebut tetap terjaga.(Feri)

0 Komentar