Tak berhenti di situ, program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi bagian strategi. Dengan gizi yang lebih baik, siswa SMK diharapkan memiliki konsentrasi dan energi lebih tinggi untuk menyerap pelajaran praktik yang padat. Siswa yang sehat secara fisik dan mental lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang kompetitif.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski demikian, tantangan tetap ada. Banyak SMK di daerah masih kekurangan fasilitas praktik, alat-alat modern, dan guru yang up-to-date dengan teknologi industri.
Kerja sama dengan swasta belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, stigma bahwa SMK adalah “jalur kedua” dibanding SMA/SMK masih perlu diubah melalui kampanye masif.(*)
