Jeruk Santang Madu Jadi Favorit Petani, Permintaan Bibit Meningkat di Garut dan Jawa Barat

Feri/Radar Garut
Penangkar dan penyedia bibit kewalahan memenuhi kebutuhan pasar. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT — Jeruk Santang madu kini menjadi salah satu komoditas buah yang banyak diminati para petani di Kabupaten Garut maupun sejumlah daerah di Jawa Barat.

Permintaan bibit yang terus meningkat membuat para penangkar dan penyedia bibit kewalahan memenuhi kebutuhan pasar.

Tren meningkatnya penanaman jeruk Santang madu terlihat dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga:Gubernur Jabar Usulkan Dua Jalan di Garut Jadi Jalan Provinsi, Pemkab Ingin Segera DirealisasikanAlih Fungsi Lahan di Garut Kian Masif, Sawah Tersisa Sekitar 46 Ribu Hektar

Tidak hanya datang dari wilayah Jawa Barat, permintaan bibit juga mulai berdatangan dari luar daerah, termasuk Sumatera Selatan.

Tingginya minat terhadap jeruk Santang madu diketahui dari sejumlah penjual bibit buah-buahan dan penangkar jeruk yang mengalami lonjakan permintaan bibit.

Produk jeruk Santang madu sendiri saat ini juga banyak dipasarkan di berbagai wilayah Indonesia melalui pasar daring maupun penjualan langsung.

Nunung, pemilik Khadizarah Bibit di Kampung Cijelereun, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong mengatakan, sejumlah petani mulai memesan bibit jeruk Santang madu untuk dibudidayakan.

Bahkan, menurut Nunung, baru-baru ini ada petani asal Sumatera Selatan yang memesan bibit dalam jumlah cukup besar.

“Petani dari Sumatera Selatan itu bahkan kabarnya rela datang jauh-jauh dari Sumatera Selatan untuk membeli bibit jeruk Santang madu ke Kabupaten Garut ke kios kita,” ujarnya, Minggu, 17 Mei 2026.

Hal senada disampaikan penangkar jeruk, Maman Sulaiman. Ia mengaku permintaan bibit jeruk saat ini mengalami peningkatan cukup signifikan, terutama untuk jenis Santang madu.

Baca Juga:Wajah Kota Garut Akan Ditata Dari PKL, Sekda Ungkap Seirama Dengan Kebijakan Pemprov JabarPolsek Bayongbong Bersama Bumdes Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Menurutnya, tingginya minat petani membuat para penangkar harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Buahnya bagus, manis, warnanya buahnya merah menggoda,” ujar Maman.

Maman menjelaskan, karakter buah yang manis dengan tampilan warna menarik menjadi salah satu alasan utama jeruk Santang madu banyak diminati pasar.

Kondisi tersebut turut mendorong para petani mulai melirik budidaya jeruk Santang madu sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Selain di Kabupaten Garut, permintaan bibit jeruk Santang madu juga disebut meningkat di sejumlah kabupaten lain di Jawa Barat.

Tingginya antusiasme pasar membuat para penangkar semakin bersemangat memperbanyak produksi bibit dalam jumlah besar.(Feri)

0 Komentar