GARUT – Rencana pemekaran wilayah di Kabupaten Garut, yakni Garut Utara (Gatra) dan Garut Selatan (Garsel) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), hingga kini masih belum terealisasi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Garut, Nurdin Yana.
Ia menjelaskan, wacana pengembangan DOB di Jawa Barat merupakan bagian dari kebijakan sebelumnya yang mendorong sejumlah daerah untuk melakukan pemekaran. Tercatat, terdapat sekitar 13 kabupaten/kota di Jawa Barat yang mengajukan usulan serupa.
“Nah, daerah otonomi ini ada 13 Kabupaten/Kota di Jabar yang mengusulkan untuk pengembangan,” ujarnya.
Baca Juga:Polisi Cilik TK Bayangkari 23 Garut Ukir Prestasi, Turut Meriahkan GPBGGebyar Pesona Budaya Garut 2026 Sukses Digelar, Gerakkan Ekonomi Lokal dan Pariwisata Daerah
Menurut Nurdin, secara administratif dan politik, baik Gatra maupun Garsel sebenarnya telah memperoleh legitimasi, termasuk persetujuan dari pihak eksekutif dan legislatif. Namun, proses realisasinya belum dapat berjalan.
“Jadi kita sebetulnya, baik Gatra maupun Garsel, itu sudah mendapat legitimasi dari Dewan dan persetujuan kesepakatan antara Eksekutif dan Legislatif, tinggal running,” sebutnya.
Ia menambahkan, khusus untuk wilayah Garut Selatan, tahapan sudah sampai pada Instruksi Presiden bahkan Amanat Presiden. Namun demikian, proses tersebut terhambat oleh kebijakan moratorium pemekaran daerah yang hingga kini belum dibuka oleh pemerintah pusat.
“Jadi amanat presiden harus ditetapkan untuk kemudian dibuka, sementara sampai hari ini kan moratorium belum dibuka, sehingga pada akhirnya sulit kita laksanakan,” paparnya.
Dari sisi kajian, Nurdin menyebutkan bahwa kedua wilayah tersebut telah memenuhi syarat berdasarkan Kajian Kapasitas Daerah (Kapasda). Nilai yang diperoleh bahkan tergolong tinggi.
“Kalau untuk wilayah Garsel ada di 448 poin dari 500 poin. Sementara untuk Gatra kemarin kan juga bekerja sama dengan Unpad ada di angka 412,” lanjutnya.
Meski demikian, masih terdapat kendala pada Gatra yang hingga kini belum memiliki penetapan ibu kota wilayah. Kondisi ini berbeda dengan Garsel yang telah menetapkan ibu kota di Kecamatan Mekarmukti.
Baca Juga:Memo Hermawan Apresiasi Gebyar Pesona Budaya Garut, Dorong Pelestarian Warisan LeluhurBupati Garut Tak Dihargai oleh SPPG Dapur MBG, Surat Edaran Dianggap Angin Lalu
“Kelemahannya adalah di sana belum ditetapkan ibukotanya yang di Gatra, kalau di selatan kan sudah ada,” pungkas Nurdin. (Rizka)
