Rupiah Terkapar di Level Terendah Sepanjang Masa: Bos BI Bongkar Biang Kerok Dolar Tembus Rp 17.300

(Freepik/radargarut.id)
Kurs dolar (Freepik/radargarut.id)
0 Komentar

​”Kami melakukan intervensi secara konsisten melalui transaksi NDF di pasar offshore, pasar spot, hingga DNDF di pasar domestik. Kami juga memperkuat struktur suku bunga instrumen pro-market agar aliran modal masuk (inflow) tetap terjaga,” tambahnya.

​Kondisi Regional dan Ketahanan Ekonomi​Meskipun rupiah mencatatkan rekor terlemah, BI mencatat bahwa pelemahan ini masih sejalan dengan tren mata uang di kawasan Asia.

Secara tahun berjalan, rupiah telah melemah sekitar 3,54%. Angka ini dinilai masih berada dalam rentang yang dapat dikelola jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga yang mengalami kontraksi lebih dalam.

Baca Juga:EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile Terbaru Edisi April 2026: Dapatkan Pemain Bintang dan Pack Gratis!Sejarah Hari Buku Sedunia 23 April

​Lebih lanjut, Destry menekankan bahwa fondasi ekonomi Indonesia masih cukup kokoh untuk menahan gempuran eksternal. Cadangan devisa Indonesia per akhir Maret 2026 masih terjaga di level yang memadai, yakni sebesar US$ 148,2 miliar.

Jumlah ini dianggap cukup untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi dalam jangka menengah.

​Namun, para pelaku pasar tetap diimbau untuk waspada. Selama volatilitas global tetap tinggi dan sentimen “risk-off” mendominasi pasar dunia, tekanan terhadap rupiah diprediksi masih akan membayangi hingga kuartal mendatang.(*)

0 Komentar