Lantik Puluhan Pejabat Dilingkungan Pemkab Garut, Bupati Berikan Pesan Tegas

Ale/Radar Garut
Lantik Puluhan Pejabat Dilingkungan Pemkab Garut, Bupati Berikan Pesan Tegas. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melantik 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 3 Jabatan Administrator dan 80 jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut di Gedung Pendopo, Rabu 22 April 2026.

Dalam sambutannya, Syakur memberikan pesan khusus kepada 4 pejabat pimpinan tinggi pratama yakni Rena Sudrajat, Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Marlinda Siti Hana, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Ahmad Ramdani, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Ardhy Firdian, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan).

Syakur menyampaikan pesan kepada Kepala DPMD untuk terus meningkatkan kapasitas perangkat desa.

Baca Juga:Kenaikan Pangkat dan Ikrar Zero HALINAR, Lapas Garut Perkuat Integritas dan Profesionalisme PegawaiTerharu Lihat Semangat Ihsan, Wagub Jabar Pastikan Sekolahnya Lanjut

Menurutnya, saat ini masih terdapat kesenjangan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa yang perlu segera diatasi.

“Saya titip untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kemampuan manajemen perangkat desa. Perencanaan sering kali hanya dipasang di desa tapi realisasinya tidak dilakukan, ini yang menjadi catatan kita,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan digitalisasi di desa, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung tata kelola pemerintahan.

“Sejatinya pembangunan Kabupaten Garut itu dimulai dari pembangunan desa,” ucapnya.

Kepada Kadinsos juga, Syakur menyoroti pentingnya pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN). Ia mengakui bahwa hingga kini masih banyak keluhan masyarakat terkait ketidaksesuaian data.

“Saya mohon ibu untuk terus komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menginvetarisasi kenapa ada keluhan dari masyarakat terkait dengan data perbedaan data. Saya berharap ada tim yang bisa menjelaskan, jangan sampai masyarakat bingung,” imbuhnya.

Sementara itu, kepada kepala Disdukcapil, Syakur mengingatkan soal pelayanan KTP yang masih dikeluhkan warga.

“Tidak ada alasan lagi, kita sudah memesan blangko KTP yang cukup banyak dan juga updating data kependudukan, saya mohon untk aktif melakukan updating data,” ucapnya.

Baca Juga:Banjir Wanaraja Terulang, Siapa Bertanggung Jawab?Perbaikan SOR RAA Adiwijaya Belum Terealisasi

Lebih lanjut, ia menyoroti masih tingginya Angka Putus Sekolah (APS) di Garut.

Dengan begitu, Syakur meminta sinergi antara Disdukcapil dan Dinas Pendidikan untuk mendata anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

“Cari anak-anak yang umurnya 7 sampai 12 tahun, cari lagi yang 12 sampai 15 , kita ketahuu datanya dan cek. Apakah mereka sekolah atau tidak, kalau tidak maka harus ada upaya konkrit,” lanjutnya.

0 Komentar