Sejumlah Wisatawan Mengeluh Muntah dan Diare Usai Liburan di Garut, Dinkes Selidiki Dugaan Penyebabnya

istimewa
Sejumlah Wisatawan Mengeluh Muntah dan Diare Usai Liburan di Garut, Dinkes Selidiki Dugaan Penyebabnya
0 Komentar

Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menjawab penyebab keluhan yang dialami para wisatawan. Apalagi, sebagian orang yang melaporkan gangguan kesehatan diketahui telah kembali ke daerah asalnya.

Karena itu, Dinkes masih perlu menelusuri riwayat perjalanan, waktu munculnya gejala, serta makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum para wisatawan mengalami gangguan kesehatan.

“Memang harus diinvestigasi apakah berbarengan atau berurutan, apakah ada demam atau tidak, apakah sebelumnya mengonsumsi makanan yang sama?” jelas Leli.

Baca Juga:Dikeluhkan Warga karena Kumuh dan Terkesan Tak Terurus, Polisi Turun Tangan Bersihkan SMPN 1 Pasirwangi GarutAda Badut Bawa Helm SNI hingga Bagi Vitamin, Cara Unik Polisi di Garut Ajak Warga Tertib Lalu Lintas

Menurutnya, informasi tersebut penting untuk membantu mengetahui apakah keluhan para wisatawan memiliki keterkaitan atau disebabkan faktor yang berbeda.

Wisatawan Diimbau Jaga Kebersihan Makanan dan Diri

Di tengah proses investigasi, Leli mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berpotensi muncul saat memasuki musim penghujan.

Ia menyebutkan, perubahan kondisi cuaca dapat diikuti peningkatan kasus penyakit tertentu, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.

“Sebetulnya ketika mulai musim penghujan, kasus ISPA dan diare memang cenderung meningkat,” ungkapnya.

Dinkes Garut pun mengimbau masyarakat, termasuk wisatawan, agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama beraktivitas.

Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun menjadi salah satu langkah sederhana yang ditekankan untuk mengurangi risiko penularan penyakit.

“Iya, makanya PHBS harus selalu dijaga, sering-sering cuci tangan pakai sabun,” pungkasnya.

Baca Juga:Polisi Ungkap Lima Pelanggaran Prioritas Target Operasi Patuh Lodaya 2026Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Garut Kerahkan 110 Personel

Hingga Jumat (30/10/2026), Dinkes Garut belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab keluhan muntah dan diare yang dilaporkan sejumlah wisatawan. (*)

0 Komentar