Selain mencegah pungli, penerapan pelayanan yang transparan juga diharapkan menciptakan situasi Rutan yang aman dan tertib. Warga binaan diharapkan mengetahui secara jelas hak, kewajiban, serta mekanisme pelayanan yang tersedia.
Harun menegaskan komitmen zero pungli bukan sekadar slogan, tetapi harus diterapkan dalam aktivitas pelayanan sehari-hari oleh seluruh jajaran.
“Komitmen kami jelas, pelayanan kepada warga binaan harus diberikan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. Tidak boleh ada pungutan liar. Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” pungkasnya. (*)
