RADARGARUT– Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seekor ular King Kobra berukuran raksasa berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Limbangan.
Kejadian ini berlangsung Senin, 31 Agustus 2026, di kawasan padat penduduk Kampung Cihanjuang, Desa Pangeureunan, Kecamatan BL Limbangan.
Ular berbisa tinggi itu ditemukan warga di area kebun bambu yang letaknya sangat dekat dengan rumah-rumah penduduk. Panjangnya diperkirakan kurang lebih tiga meter, ukuran yang cukup untuk menimbulkan kepanikan.
Baca Juga:Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi! Menkomdigi Keluarkan Aturan TegasHarga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2.670.000 per Gram, Buyback Juga Tak Bergeming
Warga yang melihat langsung merasa was-was. Mereka khawatir sang predator akan masuk ke lingkungan permukiman dan mengancam keselamatan anak-anak maupun lansia. Tanpa menunda, salah seorang warga segera menghubungi UPT Damkar Limbangan untuk meminta bantuan penanganan profesional.
Begitu menerima laporan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut melalui UPT Damkar Limbangan langsung bergerak cepat. Tim tiba di lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan sangat hati-hati.
Selama kurang lebih 30 menit, petugas bekerja dengan penuh kewaspadaan hingga akhirnya ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan gejolak. Berkat ketelitian dan pengalaman tim, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini.
King Kobra dikenal sebagai salah satu ular berbisa paling berbahaya di Asia. Bisanya mampu melumpuhkan korban dalam waktu singkat, sementara ukurannya yang besar membuatnya sulit ditangani oleh orang awam.
Keberadaan satwa liar semacam ini di dekat permukiman sering kali dipicu oleh perubahan habitat atau pencarian makanan. Karena itu, penanganan yang salah justru bisa berujung pada kecelakaan fatal.
Kejadian di Limbangan ini sekali lagi mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran menghadapi satwa liar. Banyak warga yang masih tergoda untuk menangkap sendiri hewan berbahaya dengan alasan ingin “menolong” atau sekadar rasa penasaran.
Padahal, tindakan tersebut sangat berisiko. Petugas Damkar menekankan agar warga tidak mencoba menangkap ular atau satwa liar lainnya secara mandiri. Langkah yang benar adalah menjaga jarak aman, mengamankan lingkungan sekitar, lalu segera menghubungi pihak berwenang.
Baca Juga:Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Saat Dilewati Bupati dan PejabatRekomendasi 3 Tablet di Bawah 2 Juta Terbaik 2026: Murah, Spek Oke, Cocok untuk Belajar & Hiburan
UPT Damkar Limbangan dan Disdamkarmat Garut siap melayani. Warga dapat menghubungi Call Center Disdamkar Garut di nomor (0262) 232 113 atau WhatsApp 08112255113. Selain itu, masyarakat juga bisa langsung menghubungi UPT maupun pos Damkar terdekat apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya.
