GARUT – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut memperkuat sinergi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut dalam pengembangan ekowisata berbasis kawasan hutan.
Koordinasi kedua pihak digelar di Kantor Disparbud Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas destinasi wisata rintisan Perhutani sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan.
Pertemuan tersebut dihadiri Administratur KPH Garut Yusron Muzakir, Wakil Administratur KPH Garut Usu Juarsa, Kepala Seksi Perencanaan Pengembangan Bisnis Saryana, Kepala Sub Seksi Wisata dan Agroforestri Dadang Soleh beserta jajaran.
Baca Juga:Tak Dapat Dukungan KORMI Garut, Atlet Panahan Tradisional Torehkan Tiga Medali di KejurnasPNM Tanam 5.000 Pohon, Dorong Penghijauan dan Keberlanjutan Lingkungan
Dari pihak Disparbud Garut hadir Kepala Dinas Beni Yoga, Sekretaris Dinas Miya Herlina, serta Kepala Bagian Pemasaran Pariwisata Imas.
Kolaborasi lintas sektor itu diarahkan untuk mendorong pengelolaan wisata alam yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga tetap berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.
Perhutani Garut membawa visi pengembangan wisata alam yang tetap mempertahankan karakter alami kawasan dengan semangat membangun wisata tanpa merusak alam.
Administratur KPH Garut, Yusron Muzakir, menilai kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi penting untuk menentukan titik-titik wisata yang masih perlu dibenahi maupun dikembangkan agar memiliki daya tarik lebih kuat bagi wisatawan.
“Mudaha-mudahan dengan Kolaborasi antara Perum Perhutani dengan Disparbud bisa memberikan dampak yang Positif dan menhasilkan banyak wisata di Kabupaten Garut khususnya wisata rintisan Perhutani menjadi wisata yang mendunia dikenal Wisatawan asing,”ungkapnya
Menurutnya, pengembangan destinasi membutuhkan keterlibatan banyak pihak, terutama dalam peningkatan akses, pengelolaan kawasan, pelayanan wisata hingga promosi.
Sementara itu, Kepala Disparbud Kabupaten Garut Beni Yoga menilai pertemuan tersebut membuka ruang lebih luas untuk bertukar gagasan dalam meningkatkan standar pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Garut.
Baca Juga:Muhammad Harun Al Rasyid Terima Estafet Kepemimpinan dari Muchamad IsmailWarga Padamukti Pasirwangi yang Terdampak Kekeringan Dapat Bantuan Air Bersih
Kolaborasi dengan Perhutani juga dinilai memiliki potensi besar karena banyak kawasan hutan di Garut yang menyimpan daya tarik alam dan dapat dikembangkan dengan konsep ekowisata berkelanjutan.
“Melalui Kolaborasi ini, kami berharap kawasan wisata yang dikembangkan tidak hanya menarik secara visual saja, tetapi juga harus memberikan nilai tambah untuk Kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat sekitar Hutan di Kabupaten Garut,” pungkasnya
