Tak Dapat Dukungan KORMI Garut, Atlet Panahan Tradisional Torehkan Tiga Medali di Kejurnas

istimewa
Tak Dapat Dukungan KORMI Garut, Atlet Panahan Tradisional Torehkan Tiga Medali di Kejurnas
0 Komentar

Ia mempertanyakan apabila perhatian terhadap atlet baru muncul setelah mereka berhasil mendapatkan medali.

“Jangan sampai atlet baru diperhatikan setelah membawa pulang medali. Ketika mereka sedang berjuang, seharusnya semua pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap pembinaan olahraga masyarakat juga hadir,” tegas Alif.

Alif mengatakan keberhasilan membawa tiga medali dari kejuaraan berskala nasional seharusnya menjadi bukti bahwa pembinaan panahan tradisional di Garut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Baca Juga:PNM Tanam 5.000 Pohon, Dorong Penghijauan dan Keberlanjutan LingkunganMuhammad Harun Al Rasyid Terima Estafet Kepemimpinan dari Muchamad Ismail

Terlebih, atlet yang tampil tidak hanya berasal dari kelompok dewasa. Dua dari tiga peraih medali Garut merupakan atlet usia muda, yakni kategori U-9 dan U-12.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi regenerasi atlet panahan tradisional di Kabupaten Garut.

“Ini bukan hanya bicara tiga medali. Kita punya atlet-atlet usia dini yang sudah mampu bersaing di tingkat nasional. Kalau pembinaannya mendapatkan perhatian secara berkelanjutan, potensinya tentu akan jauh lebih besar lagi,” ujarnya.

FESPATI Pengcab Garut berharap KORMI Kabupaten Garut dapat lebih aktif dalam mendampingi induk organisasi olahraga masyarakat yang berada di bawah pembinaannya, terutama ketika menghadapi agenda kompetisi berskala regional maupun nasional.

“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti pada siapa memberikan bantuan atau siapa yang tidak memberikan. Yang kami harapkan adalah kehadiran nyata dalam pembinaan. Bagaimana atlet didampingi sejak persiapan, bukan setelah mereka menjadi juara,” kata Alif.

Ia menambahkan, tiga medali dari Malang diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama terhadap pola pembinaan olahraga masyarakat di Kabupaten Garut.

“Anak-anak sudah menunjukkan bahwa mereka bisa berprestasi. Sekarang pertanyaannya, sejauh mana kita mau hadir untuk menjaga dan meningkatkan prestasi itu,” ungkapnya.

Baca Juga:Warga Padamukti Pasirwangi yang Terdampak Kekeringan Dapat Bantuan Air BersihGarut Dapat Kuota 300 Becak Listrik, 151 Pengayuh Sudah Masuk Pendataan

Alif berharap ke depan perjuangan atlet tidak lagi harus dilakukan dengan dukungan yang minim. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan akan sangat menentukan apakah prestasi yang diraih saat ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Tiga medali sudah dibawa pulang ke Garut. Kami tentu bersyukur, tetapi yang kami tunggu bukan hanya ucapan selamat. Kami berharap ada perhatian nyata terhadap masa depan pembinaan atlet FESPATI Garut,” pungkasnya. (*)

0 Komentar