Lebih lanjut, Ismail menegaskan bahwa pelayanan pemasyarakatan saat ini tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pemenuhan hak-hak warga binaan secara manusiawi, termasuk hak memperoleh makanan yang bergizi, sehat, dan aman untuk dikonsumsi.
“Pelayanan yang baik akan menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih kondusif. Ketika kebutuhan dasar warga binaan terpenuhi dengan baik, termasuk kebutuhan makanan yang sehat dan higienis, maka proses pembinaan juga dapat berjalan lebih optimal. Ini merupakan bagian dari upaya kami mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan,” tegasnya.
“Dengan diraihnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasa Boga tersebut, tentunya kamu memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan berkualitas, sekaligus memastikan terpenuhinya standar kesehatan serta keamanan pangan bagi seluruh warga binaan,” pungkasnya. (*)
