KA Cikuray Terus Tumbuh Jadi Moda Transportasi Favorit: Hubungkan Garut dengan Jakarta

ilustrasi kereta api dengan pemandangan Gunung Cikuray
ilustrasi kereta api dengan pemandangan Gunung Cikuray (istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Garut, daerah yang terkenal dengan hamparan sawah hijau, kebun sayur yang subur, serta pegunungan yang sejuk, selalu menyajikan suasana pagi yang khas. Setiap hari, aktivitas dimulai sejak dini hari.

Petani memanen hasil bumi, pedagang mempersiapkan dagangan, dan banyak warga bergegas menuju kota-kota besar untuk bekerja, belajar, atau berbisnis. Di tengah rutinitas ini, Kereta Api (KA) Cikuray hadir sebagai solusi transportasi yang andal, terjangkau, dan semakin populer di kalangan masyarakat.

KA Cikuray merupakan kereta api ekonomi bersubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kereta ini melayani rute Garut hingga Pasar Senen (Jakarta) pulang-pergi dengan tarif sangat terjangkau, hanya Rp45.000 untuk relasi terjauh.

Baca Juga:Timnas FA7 Indonesia Persembahkan Medali Perak Piala Dunia sebagai Kado Hari Lahir PancasilaMemperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Harga ini membuatnya menjadi pilihan utama bagi pelajar, pekerja, pelaku UMKM, pedagang, wisatawan, serta masyarakat yang ingin bepergian antarkota tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Pertumbuhan Penumpang yang Konsisten

Sejak pertama beroperasi pada 25 Maret 2022, KA Cikuray menunjukkan pertumbuhan yang impresif. Pada relasi Garut-Pasar Senen (KA 299), jumlah pelanggan meningkat drastis dari 157.735 orang pada 2022 menjadi 272.648 orang pada 2023, atau naik 72,85 persen.

Angka ini terus bertambah menjadi 305.959 pelanggan pada 2024 (naik 12,22 persen) dan 313.926 orang pada 2025 (naik 2,60 persen). Sementara itu, pada relasi sebaliknya Pasar Senen-Garut (KA 300), pertumbuhan bahkan lebih tinggi di awal.

Dari 135.530 pelanggan pada 2022, naik menjadi 242.119 orang pada 2023 (78,65 persen). Kemudian bertambah lagi menjadi 285.130 orang pada 2024 dan 301.797 orang pada 2025. Secara kumulatif dari 2022 hingga 2025, KA Cikuray telah melayani lebih dari 2 juta pelanggan.

Hingga April 2026, total penumpang mencapai 2.226.342 orang, dengan 211.498 pelanggan hanya dalam empat bulan pertama tahun ini.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan betapa KA Cikuray telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

“KA Cikuray menghubungkan banyak cerita dalam satu perjalanan. Ada pelajar yang berangkat menuntut ilmu ke Jakarta, pekerja yang menuju tempat kerja, wisatawan yang ingin menikmati keindahan Garut, serta masyarakat yang pulang kampung untuk bertemu keluarga,” ujarnya.

0 Komentar