Gunung Papandayan dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena dinilai memiliki habitat yang sesuai bagi Elang Hitam. Kawasan tersebut memiliki tutupan hutan yang luas, kondisi lingkungan yang relatif aman, serta ketersediaan sumber pakan alami yang mendukung kelangsungan hidup satwa predator udara tersebut.
Melalui program konservasi yang dijalankan secara berkelanjutan, menurutnya, PGE Area Kamojang berupaya memastikan bahwa aktivitas operasional panas bumi tidak hanya berkontribusi terhadap penyediaan energi bersih nasional, tetapi juga memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
“Komitmen tersebut juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-15 tentang perlindungan ekosistem daratan dan pelestarian keanekaragaman hayati,” sebutnya.
Baca Juga:PGE Kamojang Gandeng Mahasiswa Perkuat Literasi Energi Panas Bumi dan Transisi Energi BersihSambut Idul Adha, PNM Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasional
“Pelepasliaran Elang Hitam di Gunung Papandayan menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan lembaga konservasi dalam menjaga keberlangsungan satwa liar serta keseimbangan ekosistem di Jawa Barat,” pungkasnya. (*)
