Kepolisian setempat menyatakan akan terus melakukan patroli dan sosialisasi pentingnya memberikan prioritas kepada kendaraan darurat. Sementara itu, netizen berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para “jagoan jalanan” bahwa aksi viral bisa berujung pada jeruji besi.
Kota Depok yang padat lalu lintas memang kerap menjadi panggung aksi tidak terpuji seperti ini. Kasus ML menjadi pengingat bahwa kesadaran berkendara dan empati antar sesama masih perlu terus ditingkatkan.
Semoga penanganan tegas polisi dapat memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi “Bang Jago” yang mengorbankan nyawa orang lain demi menunjukkan keberanian palsu di jalan.(*)
