Baru 11 ribu Titik, Kebutuhan PJU di Garut Masih Jauh dari Ideal

(Ale/Radar Garut)
Baru 11 ribu Titik, Kebutuhan PJU di Garut Masih Jauh dari Ideal. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Garut, untuk tahun 2026 ini belum ada rencana penambahan jumlah dan masih berfokus pada pemeliharaan yang sudah ada.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Garut, Satria Budi, mengatakan bahwa ke depan diharapkan ada tambahan PJU dari pemerintah provinsi, khususnya untuk ruas jalan provinsi.

“Informasi terakhir kita akan ada tambahan di jalan provinsi dari pemerintah provinsi, tapi jumlahnya kita masih belum tahu,” ujar Satria Budi.

Baca Juga:Limbah Dapur MBG Awat Diantisipasi, Pengelola Bangun Bak PenampunganSempat Ambrol, TPT Bojongrangon Garut Dibangun Ulang Lebih Kuat

Selain itu, pihaknya juga akan terus mengusulkan penambahan PJU kepada pemerintah pusat. Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Garut agar pemerintah daerah tidak berhenti mengajukan kebutuhan tersebut.

“Belum, nanti kita usulkan. Jadi kata Pak Bupati, jangan bosan-bosan kita mengusulkan kepada pemerintah pusat,” ucapnya.

Saat ini, Satria Budi menyebutkan bahwa kebutuhan ideal PJU di Kabupaten Garut mencapai sekitar 36 ribu titik untuk mencakup seluruh jalan kabupaten, provinsi hingga nasional.

Namun, jumlah yang tersedia hingga saat ini baru sekitar 11 ribu titik dari tiga ruas jalan tersebut. “Idealnya 36 ribu, itu untuk jalan kabupaten, provinsi, nasional,” imbuhnya.

Terkait anggaran, Satria menjelaskan bahwa besaran biaya sangat bergantung pada jenis lampu dan tiang yang digunakan.

Di sisi lain, untuk penambahan rambu-rambu peringatan bencana, hal tersebut menjadi kewenangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Pemasangan rambu harus berdasarkan kajian yang tepat agar tidak terjadi kesalahan. “Jangan sampai ketika kita memasang rambu-rambu larangan bencana, tiba-tiba di KRBnya bukan bencana, kan jadi salah,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar