Rumah Kepala Sekolah di Bayongbong Disatroni Maling, Uang Rp15 Juta Raib

(Ilustrasi AI)
Rumah Kepala Sekolah di Bayongbong Disatroni Maling, Uang Rp15 Juta Raib. (Ilustrasi AI)
0 Komentar

GARUT – Siti Juhairoh warga Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, mendapatkan musibah berat. Ia mengalami musibah bertubi-tubi. Setelah sebelumnya sempat menjadi penipuan online sebesar Rp50 juta, Siti kembali mengalami musibah, rumahnya diduga disatroni pencuri.

Akibat kejadian tersebut, Siti kehilangan uang tunai sebesar Rp15 juta di rumahnya. Kejadian tersebut terjadi pada kamis 29 Januari 2026 lalu.

Siti menceritakan, kejadian itu diduga terjadi pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.00 WIB. Saat itu rumahnya memang tengah kosong, Siti yang diketahui menjadi kepala sekolah dasar, tengah berada di sekolah. Sementara suaminya berada di warung di depan rumahnya.

Baca Juga:Perkuat Sinergi Pengamanan dan Layanan Publik, Lapas Garut Teken PKS dengan APH dan Pemda GarutNilai Appraisal Tak Sesuai, Pemkab Garut Kesulitan Siapkan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun 2026

Saat kondisi rumah kosong itu, diduga seseorang masuk tanpa permisi ke rumahnya. Dugaan pencurian ini menguat, karena beberapa barang tampak berantakan pada hari itu.

“Yakin memang ada yang masuk, karena barang-barang itu berantakan. Uang Rp15 juta hilang,” ujar Siti 2 Februari 2026.

Di rumah Siti sendiri memang dilengkapi oleh CCTV. Terdapat dua unit CCTV yang dipasang olehnya. Satu unit dipasang di warung, sementara satu unit dipasang menghadap bagian depan rumahnya.

Namun sayang satu CCTV yang menghadap depan rumah waktu itu dalam kondisi mati. “CCTV yang ini di depan waktu itu mati, jadi tidak kerekam,” katanya.

Sementara itu suami Siti, Iman menceritakan bahwa pada saat kejadian dirinya tengah berada di warung depan rumahnya. Dia waktu itu tengah menelpon dengan anaknya sehingga tidak fokus melihat kondisi sekeliling rumah.(Feri)

0 Komentar