Emas Antam Melonjak Lagi! Harga per Gram Makin Perkasa, Waktunya Beli atau Jual?

harga emas antam logam mulia
Harga emas Antam logam mulia hari ini.
0 Komentar

RADARGARUT– Tren pergerakan harga logam mulia kembali menunjukkan grafik positif.

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per gram. Kenaikan ini membawa emas Antam melaju ke level harga baru, yakni Rp2.580.000 per gram (atau disesuaikan dengan nominal per pecahan).

​Seiring dengan kenaikan harga beli, nilai jual kembali (buyback) oleh masyarakat ke PT Antam Tbk juga menyesuaikan. Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi para investor yang telah mengamankan aset emas mereka sejak jauh-jauh hari.

​Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

​Penguatan harga emas batangan domestik ini tidak lepas dari dinamika pasar keuangan global. Beberapa faktor utama yang memicu tren kenaikan ini antara lain adalah isu geopolitik dan inflasi di tingkat internasional kerap mendorong investor mengalihkan dana mereka ke instrumen safe-haven (aset aman), salah satunya emas.

Baca Juga:79 Persen Milenial dan Gen Z Makin Rajin Jaga Kesehatan dan KebugaranIndonesia Jadi Juara FIFAL ASEAN Cup 2026 Usai Bungkam Thailand Lewat Adu Penalti

​Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berbanding lurus dengan penetapan harga dasar emas batangan di dalam negeri, sehingga hal tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan harga dasar emas.

​Rincian Ukuran dan Strategi Investasi

Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi logam mulia, Antam menyediakan berbagai ukuran gramasi mulai dari pecahan terkecil 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kg).

Pecahan kecil seperti 0,5 gram dan 1 gram umumnya diminati oleh investor pemula, sedangkan pecahan besar biasanya diincar oleh investor berpengalaman karena memiliki selisih spread atau biaya cetak yang relatif lebih efisien.

​Para analis keuangan menyarankan masyarakat untuk tetap bijak dalam merespons kenaikan harga ini.

​

Momen ini menjadikan emas sangat ideal difungsikan sebagai pelindung nilai (hedging) terhadap inflasi jangka menengah hingga panjang (3–5 tahun ke atas), bukan untuk spekulasi jangka pendek.

Dibandingkan menanti harga turun drastis, membeli emas secara berkala dengan nominal tetap terbukti efektif menjaga rata-rata harga beli tetap ideal.

​Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pembelian maupun penjualan kembali logam mulia Antam juga dikenakan regulasi perpajakan (PPh 22) sesuai dengan PMK yang berlaku, dengan tarif berbeda bagi pemilik NPWP dan non-NPWP.(*)

0 Komentar