RADARGARUT– Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bisu momen bersejarah sepak bola Asia Tenggara pada Senin malam, 5 Oktober 2026. Tim Nasional Indonesia berhasil mengunci gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menumbangkan rival abadi mereka, Thailand, lewat pertarungan sengit yang harus diselesaikan hingga babak adu penalti.
Laga pamungkas ini menyajikan drama luar biasa yang menguras emosi puluhan ribu suporter yang memadati GBK. Kedua tim bermain sengit dengan kedudukan imbang 2-2 selama 120 menit babak normal dan perpanjangan waktu, sebelum akhirnya Skuad Garuda mengunci kemenangan 4-2 di sesi adu penalti.
Jual Beli Serangan Sejak Peluit Pertama
Sejak kick-off babak pertama ditiup, tensi tinggi langsung terasa. Indonesia mengambil inisiatif menyerang melalui aksi Mitchell Baker pada menit ke-8, meski tembakan kerasnya masih bisa ditepis kiper Thailand, Saranon Anuin. Tak tinggal diam, Thailand merespons melalui aksi bintang mereka, Chanathip Songkrasin, yang sempat mengancam gawang Emil Audero pada menit ke-16.
Baca Juga:Harga Emas Antam Kembali Melesat, Tembus Rp2,58 Juta per Gram BMKG Prediksi Hujan Untuk Wilayah Garut Kota Hari Inu
Anak asuh Garuda terus mengempur pertahanan Tim Gajah Putih lewat kombinasi peluang dari Thom Haye, Ole Romeny, Mitchell Baker, hingga sepakan spekulasi Calvin Verdonk. Namun, disiplinnya lini belakang Thailand membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Drama Empat Gol di Waktu Normal dan Perpanjangan
Kebuntuan pecah menjelang akhir waktu normal. Publik GBK bergemuruh pada menit ke-84 setelah Dean James sukses mencetak gol pembuka untuk Indonesia.
Kemenangan yang sudah di depan mata sempat tertunda lantaran Thailand berhasil menyamakan kedudukan secara dramatis lewat Iklas Sanron pada menit ke-87. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai dan laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu (extra time).
Pada babak perpanjangan waktu, drama berlanjut. Thailand berbalik unggul 2-1 pada menit ke-110 melalui gol Peeradol Chamrasamee. Pantang menyerah, Skuad Garuda membalas lima menit kemudian.
Memanfaatkan skema bola mati, Elkan Baggott sukses mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-115 dan mengubah skor menjadi 2-2 hingga laga berakhir.
Ketenangan di Babak Adu Penalti
Pertandingan pun ditentukan lewat drama adu penalti. Dalam momen krusial ini, para algojo Indonesia tampil tenang dan dingin, sementara lini pertahanan terakhir yang dikawal Emil Audero sukses mengantisipasi eksekusi pemain Thailand.
