Pemkab Garut Salurkan Bulan Dana PMI, Fokus Siap Siaga Bencana hingga Pembinaan PMR

Bupati Garut saat lakukan Qris berikan bantuan lewat bulan dana ke PMI Garut. (Istimewa)
Bupati Garut saat lakukan Qris berikan bantuan lewat bulan dana ke PMI Garut. (Istimewa)
0 Komentar

Namun, ada beberapa jenis golongan darah yang harus di proses di Bandung, dikarenakan ketersediaan stok di Garut sedikit.

“Memang ada beberapa jenis darah yang harus diprosesnya di Bandung, tidak bisa di Garut karena sedikit, kalau sedikit mungkin kalau ada mesin juga kan tidak efektif gitu,” katanya.

Ia menjelaskan, golongan darah saat ini memang ada 4, seperti golongan darah A,B,O dan AB, namun jika golongan darah A nya ada 200 labu, sedangkan golongan darah B stoknya selalu tipis tersedia hanya 5 hingga 10 labu saja.

Baca Juga:Kejar Target Pembangunan 2027, Pemkab Garut Siap Bebaskan Lahan Sekolah Rakyat di Desa Sukakarya SamarangPemkab dan DPRD Garut Terus Godok Raperda PKL: Tertibkan Kota Tanpa Mematikan Usaha Rakyat

“Nah ini tentu ini yang mungkin yang tidak bisa kita prediksi karena kadang-kadang A, A gitu butuhnya, kadang B gitu, nah itu mungkin kondisi seperti itu,” jelasnya.

Akan tetapi, pihaknya memastikan bahwa stok labu di Garut berdasarkan penilaian PMI pusat maupun Jawa Barat sudah cukup.

“Ya itu sudah memenuhi karena ada hitung-hitungannya, kalau misalkan dihitung 3 kali atau 2 kali dalam 2 bulan, ada misalkan 1 bulannya 300 ada 600 itu sudah mencukupi ada hitungannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan bahwa PMI turut hadir membantu ketika Garut dilanda musibah longsor, korban tenggelam.

Dengan begitu, untuk tahun ini pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat termasuk ASN untuk memberikan kontribusinya ataupun bantuan dana kepada PMI untuk disalurkan membantu bencana apapun.

“Kalau saya boleh saran Pak Ketua, jadi mereka itu dipahamkan bahwa PMI ini berkegiatan sangat banyak besar dan banyak memberikan bantuan masyarakat, sehingga anak-anak kita sudah mulai terbiasa untuk memberikan donasi mereka,” ucap Syakur.

Syakur menambahkan, bantuan dari PNS pun sudah ditentukan nilainya dan dipastikan tidak akan memberatkan.

Baca Juga:Dorong Ekonomi Lokal, Disparbud Garut Padukan Pelayanan Publik dan Bazar UMKM Lewat Pasar KreatifPemkab Garut Berencana Menata PKL Pasar Baru dan Disulap Mirip Malioboro

“Kita minta untuk memberikan kontribusinya supaya target bisa terealisasi dan akan memberikan kemudahan bagi PMI, bagi kita semua ketika ada orang-orang yang memerlukan bantuan ketika mendapatkan musibah,” pungkasnya. (*)

0 Komentar