Tiga Siswa SMAN 1 Garut Angkat Akar Wangi ke Panggung Nasional, Raih Juara 1 Business Plan di UI

istimewa
Tiga Siswa SMAN 1 Garut Angkat Akar Wangi ke Panggung Nasional, Raih Juara 1 Business Plan di UI
0 Komentar

Ia mengaku persaingan dalam kompetisi tersebut cukup ketat karena peserta berasal dari berbagai sekolah di Indonesia dengan ide bisnis yang beragam.

Dari ratusan peserta, hanya lima tim yang berhasil masuk ke babak final, yakni Malebbi dari SMAN 11 Pinrang, SmansaJuara dari SMAN 1 Garut, Tim Bismillah dari SMA Negeri 3 Sidoarjo, CangkangEmas dari SMAK IPEKA Sunter, serta NPD dari SMAN 28 Jakarta.

“Ketika tahu kami masuk lima besar saja sudah sangat senang. Apalagi akhirnya bisa menjadi juara pertama. Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga karena kami bersaing dengan tim-tim yang juga memiliki ide bagus,” kata Fardan.

Baca Juga:Hadapi Keterbatasan Fiskal 2027, Bupati Garut Minta SKPD Jemput Peluang Anggaran PusatKelompok Bermain Al Buniyyah Banyuresmi Jalani Revitalisasi, UKS hingga Toilet Mulai Dibangun

Di babak final, SmansaJuara berhasil keluar sebagai juara pertama. Tidak hanya itu, konsep NUWANGI juga memperoleh penghargaan Most Favorite Business Plan.

Anggota tim lainnya, Salwa Nur Aminatul Fitri, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan karena mereka dapat membawa nama sekolah sekaligus Kabupaten Garut ke tingkat nasional.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Yang membuat kami lebih bangga karena ide yang kami bawa berasal dari potensi Garut sendiri. Jadi ketika mendapat Juara 1 dan Most Favorite, rasanya bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa nama Garut,” ujar Salwa.

Menurut Salwa, keberhasilan mereka sekaligus membuktikan bahwa ide besar dapat lahir dari sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Ia berharap prestasi tersebut bisa mendorong pelajar lain di Garut untuk lebih berani menggali potensi daerah.

“Di Garut sebenarnya banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan. Kami berharap teman-teman pelajar lainnya juga berani melihat apa yang ada di sekitar mereka, lalu mengubahnya menjadi ide yang kreatif dan memiliki nilai,” katanya.

Bagi ketiga siswa tersebut, kemenangan di UI bukan menjadi akhir dari perjalanan NUWANGI.

Baca Juga:Penataan Pasar Baru Garut City Market Dimulai, 103 Pedagang Disiapkan Tempat Berdagang176,80 Hektare Sawah Puso, Dispertan Siapkan Bantuan Benih bagi Petani

Mereka berharap konsep hilirisasi akar wangi yang telah disusun dapat terus dikembangkan sehingga tidak berhenti sebagai gagasan kompetisi.

Ahkamil mengatakan, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut membuka pandangan mereka mengenai besarnya peluang pengembangan produk lokal.

“Kami berharap NUWANGI tidak berhenti sebagai business plan di kompetisi saja. Kalau ada kesempatan, tentu kami ingin konsep ini bisa dikembangkan lebih nyata dan benar-benar memberikan manfaat bagi potensi akar wangi Garut,” ujarnya.

0 Komentar