“Pas mau melarikan diri, pelaku ini sempat menyabetkan senjata tajam yang dibawa ke bagian jok motor sampai sobek. Saya langsung ngegas dari lokasi kejadian, dan pelaku juga terlihat langsung melarikan diri,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Ganes mengaku mengalami luka di bagian tangannya. “Di tangan kena dua sabetan,” ucapnya.
Adapun tas selempang yang berhasil diambil pelaku, menurutnya berisi uang sekitar Rp2,1 juta, kartu ATM, serta sejumlah barang pribadi. Uang yang dibawa pelaku merupakan gabungan uang setoran dan tabungan pribadi Ganes.
Baca Juga:Kesadaran Berlalu Lintas Warga Masih Rendah, Dishub Minta Warga Patuhi RambuDari Balik Rutan, Warga Binaan Garut Belajar Produksi Baso Aci untuk Bekal Kembali ke Masyarakat
Yang membuatnya semakin terpukul, sebagian uang tersebut disebut telah disiapkannya sebagai bekal untuk menikah setelah Lebaran Idul Fitri.
Ganes juga mengaku memperoleh informasi bahwa kejadian serupa pernah terjadi di sekitar jalur tersebut. Menurut informasi yang diterimanya, aksi kejahatan kerap dikeluhkan ketika lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan itu padam.
“Kejadian terakhir tiga bulan kebelakang. Korban, kata warga sempat diserang juga menggunakan senjata tajam namun kepergok warga sehingga aksi tersebut gagal,” ungkapnya.
Atas kejadian yang dialaminya, Ganes telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tarogong Kaler.
“Saya sudah lapor polisi setelah sebelumnya saya berobat terlebih dahulu. Semoga para pelaku segera ditangkap agar tidak ada lagi korban,” katanya.
Terkait hal tersebut, Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
“Sudah lapor hari Kamis (17/9/2026) ke Polsek Tarogong Kaler. (Saat ini kasusnya) masih dalam penyelidikan,” ucapnya. (*)
