Beberapa pihak, termasuk anggota DPR, mendesak moratorium sementara, penguatan sertifikasi higiene dapur, serta penyerahan pengelolaan kepada sekolah agar lebih mudah diawasi.
Berbagai organisasi masyarakat sipil menekankan tiga langkah utama yang perlu segera diambil. Pertama, meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan bahan baku dan proses pengolahan.
Kedua, memperkuat edukasi sanitasi dan higienitas bagi tenaga dapur serta pengawas sekolah. Ketiga, mendukung regulasi ketat dan pengawasan independen terhadap seluruh unit SPPG. Tanpa perbaikan sistemik, tujuan mulia MBG untuk menciptakan generasi sehat bebas stunting justru bisa terancam.
Baca Juga:Samsung Galaxy Z Fold 8 Series Resmi Debut: Tipis, Powerful, dan Siap Revolusi Pengalaman Foldable!Garut Diselimuti Dingin Ekstrem: Suhu Turun hingga 10-13°C, BMKG Prediksi Berlanjut hingga Akhir Juli 2026
Hingga kini, kasus keracunan MBG masih menjadi isu yang terus dipantau. Orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah diingatkan untuk tidak lengah. Keamanan pangan anak bukan sekadar angka statistik, melainkan tanggung jawab bersama demi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan produktif.
Data Jawa Barat yang mencolok seharusnya menjadi momentum evaluasi menyeluruh, bukan sekadar catatan sementara.(*)
