Faktor Manusia dan Pelatihan
Temuan KNKT juga menyoroti minimnya pelatihan bagi sopir taksi Green SM. Sopir yang terlibat baru bekerja tiga hari sebelum kecelakaan. Hal ini memicu pertanyaan besar tentang standar rekrutmen dan pelatihan pengemudi kendaraan listrik otonom atau semi-otonom seperti Green SM.
Kendaraan listrik seperti Green SM memang memiliki sistem transmisi yang lebih sensitif dan kadang memerlukan pemahaman khusus, terutama saat menghadapi tanjakan atau kemiringan rel. Kemiringan 2,9 persen di lokasi kejadian cukup signifikan untuk kendaraan yang transmisinya tidak berada di posisi drive.(*)
