Ade juga meluruskan bahwa pelaku tidak masuk ke dalam rumah, melainkan berada di area luar rumah dekat balong atau kolam.
“Tidak ke rumah, cuma di luar, di balong. Di luar rumah,” ucapnya.
Menurut Ade, sosok pelaku selama ini dikenal sering membuat keresahan di wilayah Kecamatan Pameungpeuk.
Baca Juga:Energi Panas Bumi Pasirwangi Didorong Jadi Penguat Ketahanan EnergiPatroli Digencarkan, Balapan Liar di Garut Masih Jadi Ancaman
“Orang tukang mabuk itu memang sudah sering bikin resah masyarakat di Kecamatan Pameungpeuk,” ujar Ade Ginanjar saat dihubungi wartawan, Rabu (20/5/2026).
Ia mengaku tidak memiliki hubungan dekat dengan pelaku dan hanya mengetahui bahwa yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Pameungpeuk.
“Saya sama orang itu cuma tahu saja, tidak pernah mau kenal. Dan tidak pernah diterima kalau mau ketemu saya kalau lagi saya di dapil (Garut),” ujarnya.
Ade menambahkan, masyarakat di Pameungpeuk disebut sudah lama mengetahui perilaku pelaku yang dinilai meresahkan.
“Masyarakat Pameungpeuk sudah tahu semua bagaimana kelakuan dia selama ini,” katanya.
Terkait status pelaku, Ade mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota polisi atau tidak.
“Dulu ya (anggota polisi), kalau sekarang saya tidak tahu sebagai apa dia. Dia orang Kecamatan Pameungpeuk Garut, memang kecamatan dapil saya,” ujarnya.
Baca Juga:Ahab Sihabudin Ajak 100 Pelajar Tidak Sungkan Bercita-cita Jadi Pemimpin MudaTim Sepak Bola Putri Garut Lolos ke Nasional
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, F diketahui bertugas di Bidokes Polda Jawa Barat.
Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda B Susilo Adhi, saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan pengecekan terkait kejadian tersebut.
“Sekedap di cek dl A,” jawabnya singkat saat dihubungi.(*)
