RADARGARUT– Tragedi duka menimpa warga Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun bernama Bagja ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Cikandang. Jenazah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul siang hari, setelah operasi pencarian yang berlangsung intensif sejak pagi hari.
Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu, 1 Maret 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. Bagja, warga Kampung Bolang RT 01 RW 08, Desa Tanjungjaya, diduga terbawa arus deras sungai saat sedang berada di dekat aliran air bersama beberapa teman sebayanya.
Baca Juga:Peringkat Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026: Kokoh di Puncak KlasemenCuaca Garut Bulan Maret: Panduan Lengkap Suhu, Sampai Curah Hujan
Sungai Cikandang yang memiliki debit air cukup tinggi dan arus deras, terutama pada musim penghujan yang menjadi sangat berbahaya bagi anak-anak yang bermain tanpa pengawasan ketat.
Begitu menerima laporan, Polres Garut melalui Satuan Polairud segera mengoordinasikan operasi pencarian. Pukul 08.00 WIB Senin pagi, tim SAR gabungan mulai menyisir sepanjang aliran Sungai Cikandang serta area sekitar lokasi kejadian.
Tim yang terlibat sangat beragam, meliputi Pos SAR Tasikmalaya, Babinsa Koramil Pakenjeng, Brimob, Satpolairud Polres Garut, BPBD Kabupaten Garut, Dishub, TNI AU, Bhabinpotmar TNI AL, relawan, serta warga masyarakat setempat yang turut membantu.
Kapolsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini.
“Kami turut berbelasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Kejadian ini sungguh menyedihkan, dan kami berharap keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bahu-membahu dalam operasi ini. Berkat kerja keras dan sinergi yang baik, proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambahnya.
Baca Juga:Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Ajak Masyarakat Rukun Beragama dan Optimis Hadapi Pertumbuhan EkonomiAll England Open 2026: Jadwal & Info Lengkap
Setelah menyisir lebih dari 1,5 kilometer dari titik awal korban hanyut, jenazah Bagja akhirnya ditemukan di wilayah Kampung Batu Bentang, Desa Tanjungjaya, dalam kondisi meninggal dunia.
Tim segera melakukan evakuasi, membawa jenazah ke rumah duka, dan menyerahkannya kepada keluarga untuk dimakamkan.
Usai penemuan korban, operasi SAR resmi ditutup setelah dilakukan debriefing bersama seluruh anggota tim. Personel kemudian kembali ke satuan masing-masing dengan rasa lega sekaligus duka.
