Untuk niat gabungan (Ayyamul Bidh + Senin):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ أَيَّامَ الْبِيْضِ وَعَنْ صَوْمِ يَوْمِ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَىNawaitu shauma ghadin ayyamal bidhi wa ‘an shaumi yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta’alaArtinya: “Aku niat berpuasa besok Ayyamul Bidh dan hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa sunnah boleh dilakukan malam hari atau bahkan pagi hari sebelum tergelincir matahari, asalkan belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
Keutamaan Puasa Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh
Keutamaan puasa Senin-Kamis sangat besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, dan beliau ingin amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa. Selain itu, Senin adalah hari kelahiran Rasulullah SAW dan hari turunnya wahyu pertama.
Baca Juga:Tiga Shio Ini Diramal Ketiban Rezeki Melimpah dan Kesuksesan Besar Pada Bulan November 2026Waspada Hujan Ringan! BMKG Prediksi Cuaca Kabupaten Garut Hari Ini, Sabtu 31 Oktober 2026
Sementara itu, puasa Ayyamul Bidh diibaratkan seperti berpuasa sepanjang tahun. Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa tiga hari setiap bulan, seolah-olah ia berpuasa sepanjang masa. Amalan ini juga termasuk wasiat Rasulullah SAW kepada sahabatnya, bersama salat dhuha dan witir.(*)
