Jelang Nataru 2026, Disparbud Garut Genjot Promosi Kejar Target 3 Juta Wisatawan

Pantai Karangpapak Garut. (Radar Garut)
Pantai Karangpapak Garut. (Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, terus menggenjot pengembangan sektor pariwisata menjelang musim libur akhir tahun 2026.

Berbagai upaya disiapkan untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata, mengoptimalkan kunjungan wisatawan, serta memastikan kesiapan objek wisata dalam menyambut lonjakan pengunjung.

Langkah tersebut dilakukan agar momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha pariwisata dan UMKM di Kabupaten Garut.

Baca Juga:Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar Api di Dayeuh Handap Garut, Kerugian Capai Rp120 JutaDisnakertrans Garut Sebut Investasi Besar Jadi Kunci Utama Lapangan Kerja

Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengatakan Disparbud saat ini terus menggenjot promosi pariwisata menjelang nataru, agar target kunjungan ke Garut dapat tercapai.

“Promosi kepariwisataannya kita genjot, beberapa destinasi juga kita terus dampingi untuk peningkatan fungsi pelayanan mereka, mudah-mudahan itu bisa menarik kunjunganlah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Garut memiliki beragam destinasi wisata, mulai dari pemandian air panas, danau, pantai, pegunungan, hingga wisata kuliner.

Menurutnya, menjelang libur akhir tahun, Disparbud Garut telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari pembenahan destinasi wisata untuk menjaga kenyamanan pengunjung hingga menggencarkan promosi melalui berbagai media.

“Kalau fasilitas untuk fisik saya kira ini belum, belum ya, belum menyeluruhlah gitu, hanya bagian-bagian kecil saja. Nah, tapi yang justru kita genjot sekarang itu promosinya,” katanya.

Beni menyebutkan, Disparbud Garut menargetkan sekitar 3 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2026, dengan realisasi hingga saat ini telah mencapai 77 persen dari target.

Ia optimistis target kunjungan wisatawan pada 2026 dapat tercapai dikarenakan pada tahun 2025 hanya mencapai 71 persen dari target. Hal itu juga didukung momentum libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru yang berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan.

Baca Juga:Musim Pancaroba, Kasus ISPA dan Influenza di Garut Meningkat Sekitar 30 PersenUsai Kebakaran, Pemkab Garut Siapkan Revitalisasi Pasar Andir dan Bantuan Stimulan Modal Bagi Pedagang

“Sekitar 20 persenanlah, mudah-mudahan tahun ini bisa 100 persen, kita genjot beberapa ‘event’, kita genjot dengan promosi,” katanya.

Beni menambahkan, selain meningkatkan promosi, Disparbud Garut juga berupaya menciptakan kenyamanan bagi wisatawan agar tertarik memperpanjang masa kunjungan hingga lebih dari dua malam di Garut.

“Tingkat okupansi hotel rata-rata lama kunjungan kan masih di satu (malam) begitu ya. Jadi, rata-rata hanya satu malam setengah lah gitu, belum sampai dua malam,” tutupnya. (*)

0 Komentar