GARUT — Kebakaran hebat melahap satu unit rumah semi permanen milik pasangan Ato dan Yayah di Kampung Dayeuh Handap, RT 004/RW 003, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu (14/10) sekitar pukul 02.57 WIB dini hari.
Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut bergerak cepat menangani insiden tersebut.
Hanya dalam waktu sekitar empat menit setelah laporan diterima (response time), petugas berhasil memadamkan si jago merah berkat sinergi bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) serta warga setempat.
Baca Juga:Musim Pancaroba, Kasus ISPA dan Influenza di Garut Meningkat Sekitar 30 PersenUsai Kebakaran, Pemkab Garut Siapkan Revitalisasi Pasar Andir dan Bantuan Stimulan Modal Bagi Pedagang
Meski demikian, si jago merah sempat melahap sebagian besar bangunan berukuran sekitar 10×10 meter persegi tersebut.
Akibatnya, Ato dan Yayah harus kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda di dalamnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengungkapkan bahwa insiden ini diduga kuat dipicu oleh masalah kelistrikan.”Dugaan sementara dari saksi sekitar, api berasal dari korsleting listrik,” ujar Eko saat dihubungi pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Eko memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa dini hari tersebut. Namun, musibah ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi pemilik rumah.
”Kerugian keseluruhan atas kebakaran tersebut mencapai Rp120.000.000,” ungkapnya.
Di sisi lain, respons cepat tim pemadam berhasil mencegah kobaran api merembet ke pemukiman padat di sekitarnya. Disdamkar Garut mencatat potensi kerugian aset warga sekitar senilai Rp240 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran.
”Bagian depan rumah Feri sekitar Rp80.000.000, bagian belakang rumah Dede sekitar Rp80.000.000, bagian kanan rumah Agus sekitar Rp80.000.000, dengan total aset terselamatkan sekitar Rp240,” lanjut Eko.
Untuk menaklukkan kobaran api, Pos Damkar Patriot menerjunkan 4 unit armada pemadam bersama 14 orang personel. Penanganan dan penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di lokasi kejadian kini telah selesai, dan situasi dipastikan sudah sepenuhnya aman terkendali. (rls)
