Drama Regional: Timnas Terima Benefit Dari FIFA, Netizen Malaysia Lempar Sindiran

(Disways)
Timnas dapat keuntungan dari naiknya ranking FIFA (Disways)
0 Komentar

RADARGARUT– Momentum manis Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 terus berlanjut. Bukan hanya gelar regional yang diraih, tetapi juga posisi ranking FIFA yang semakin menguntungkan.

Skuad Garuda kini diproyeksikan langsung lolos ke putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia tanpa harus melalui babak pertama. Peluang mendapatkan lawan yang relatif “mudah” terbuka lebar, sementara Malaysia masih menyimpan rasa sakit hati atas drama kelolosan Indonesia di turnamen ASEAN.

Menurut laporan ASEAN Football, undian kualifikasi Piala Dunia 2030 mendatang akan mengacu pada ranking FIFA edisi Desember 2026. Setelah naik dua peringkat ke posisi ke-116 dunia berkat performa cemerlang di ASEAN Cup, Indonesia berada di jalur yang sangat menguntungkan.

Baca Juga:Polres Garut Sikat 29 Motor Bermesin “Brong” di Depan Anarto MallPrediksi Cuaca Kabupaten Garut Senin 12 Oktober 2026: Mayoritas Berawan, Hujan Ringan di Beberapa Kecamatan

Tim yang menempati ranking tertentu akan langsung masuk putaran kedua, menghindari babak play-off awal yang biasanya diikuti negara-negara dengan ranking lebih rendah.

Keuntungan ini bukan sekadar angka. Dengan posisi tersebut, Garuda diperkirakan menempati pot undian yang memungkinkan mereka menghindari Malaysia dan Filipina di fase grup putaran kedua.

Meski peluang bertemu Thailand atau Vietnam masih terbuka jika kedua tim itu masuk pot dua, secara keseluruhan peta kekuatan terlihat lebih bersahabat dibanding kualifikasi sebelumnya.

Di pot pertama, Uni Emirat Arab (UEA) yang saat ini berada di peringkat ke-65 dunia disebut-sebut sebagai salah satu kandidat lawan. Di atas kertas, UEA bukanlah lawan yang mustahil ditaklukkan.

Namun, menganggap mereka remeh jelas berbahaya. Pada Gulf Cup 2026 yang digelar dalam periode FIFA Matchday September-Oktober, UEA mampu melaju hingga final. Itu bukti bahwa mereka tetap memiliki kualitas yang harus diwaspadai.

Keberhasilan Indonesia di ASEAN Cup juga memicu reaksi di negeri jiran. Malaysia masih belum sepenuhnya menerima drama kelolosan Garuda ke final.

Saat Indonesia menghajar Bangladesh 9-2 di laga pamungkas grup, poin dan selisih gol kedua tim sama. Namun, jumlah gol yang dicetak Indonesia lebih banyak, sehingga Garuda finis teratas.

Baca Juga:Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perjalanan Kereta TergangguPersib Bandung Taklukkan Port FC 3-1 di Laga Pembuka Shopee Cup 2026/2027

Malaysia sempat melaporkan durasi injury time yang diperpanjang ke FIFA, tapi hasil pertandingan tetap sah. Sakit hati itu seolah belum sembuh, dan beberapa jurnalis serta netizen Malaysia masih sering melempar sindiran terkait Timnas Indonesia.

0 Komentar