Garut Sempat Diguyur Hujan Ditengah Kemarau, Dispertan Terus Pantau Perkembangan Kondisi Lahan di Lapangan

Tim Dispertan Garut saat tinjau lokasi Kekeringan di Kecamatan Selaawi. (Istimewa)
Tim Dispertan Garut saat tinjau lokasi Kekeringan di Kecamatan Selaawi. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Dalam musim kemarau yang terus melanda Kabupaten Garut sejak beberapa bulan lalu, akhirnya kini masyarakat bisa merasakan kembali turunnya hujan pada tanggal 26 dan 27 September 2026.

Pasalnya, turunnya hujan ini kemungkinan besar akan sangat berdampak terhadap lahan pertanian yang sejak beberapa bulan lalu mengalami kekurangan air, gagal panen, bahkan lahan yang terancam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, mengatakan dengan turunnya hujan ini diharapkan bisa menjadi penyelamat terhadap lahan-lahan yang terdampak akibat Kekeringan.

Baca Juga:Geger Blue Fire di Gunung Papandayan, Bupati Garut Ingatkan Bahaya Racun dan Minta Segera DievaluasiSisa Pembakaran Sampah Hanguskan Kandang Ayam di Singajaya Garut, Kerugian Ditaksir Rp15 Juta

“Ya mudah-mudahan ini bisa menjadi penyelamat untuk lahan-lahan kemarin yang mungkin kekurangan air,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga sekarang pihaknya terus memantau perkembangan kondisi dilapangan, dikarenakan hujan hanya baru turun 2 hari.

“Karena kita juga belum tahu apakah hujan ini akan terus sampai berapa hari ke depan atau gimana karena ya itulah kondisinya masih kita pantau,” jelasnya.

Terkait lahan yang terdampak Kekeringan, kata Ardhy, belum ada perkembangan yang signifikan, artinya masih sekitar 176,80 hektare lahan sawah yang tercatat mengalami puso akibat kekurangan pasokan air.

“Karena memang sejak satu bulan kemarin terakhir di September itu kan hampir yang lahan-lahan yang memang potensi kekeringan itu sudah tidak ditanami lagi sawah,” ungkap Ardhy.

Ia menambahkan, namun untuk lahan yang terancam akibat kekeringan itu sudah mulai memasuki masa panen, sehingga ada sebagian lahan yang bisa terselamatkan.

“Jadi sebagian sudah mulai ada terselamatkan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar