Serapan Pupuk Urea 2025 Rendah, Data Petani Garut Diklaim Sudah Diperbaiki

Tereza Pratama, Manajer Jabar III PT Pupuk Indonesia
Tereza Pratama, Manajer Jabar III PT Pupuk Indonesia
0 Komentar

GARUT – Serapan pupuk urea subsidi di Kabupaten Garut sepanjang 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan alokasi yang tersedia.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Manajer Jabar 3 PT Pupuk Indonesia, Tereza Pratama. “Iya betul kalau kita lihat dari tahun lalu realisasi kami memang tinggi di produk NPK di urea nya memang di bawah dari alokasi yang ada,” ujarnya belum lama ini.

Tereza mengatakan, rendahnya serapan pupuk urea tidak lepas dari persoalan data penerima yang dinilai belum akurat pada tahun 2025.

Baca Juga:War Takjil di Garut! Ini 9 Lokasi Favorit Warga Jelang BerbukaMata Air Cigaluh Bertambah, Warga Berharap Debit Stabil Saat Kemarau

Ia mengatakan bahwa pembaruan data menjadi faktor penting dalam distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.

“Itu dikarenakan data penerima di petani kita di tahun 2025 dibandingkan dengan 2026 yang sudah cukup bagus presisi itu jauh berbeda. Data penerima di 2025 cukup tinggi dan setelah kami tracing ternyata memang tiga tahun ke belakang ada petani-petani yang tidak menjadi petani atau menggarap sawah lahannya lagi,” katanya.

Hasil penelusuran menunjukkan sebagian nama yang tercantum dalam daftar penerima ternyata sudah tidak aktif menggarap lahan.

Hal ini berdampak pada tidak optimalnya penyerapan pupuk urea subsidi di lapangan. Untuk tahun 2026, Tereza memastikan perbaikan telah dilakukan, terutama pada penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Ia menilai data penerima kini jauh lebih presisi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Teman-teman Dinas Pertanian sendiri untuk tahun 2026 ini penerima RDKK itu sudah bisa dikatakan ideal atau presisi datanya, data penerimanya,” ucapnya.

Kendati serapan urea pada 2025 rendah, alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Garut pada tahun ini tidak mengalami perubahan signifikan.

Pemerintah tetap menetapkan kuota yang hampir sama untuk pupuk urea maupun NPK.

Baca Juga:Perjuangan Seorang Ibu Rela Menjadi Manusia Silver di Garut Demi Bertahan HidupPKL Musiman Serbu Pusat Kota Garut Saat Ramadhan, Pemda Buka Pendaftaran Relokasi di Garut Plaza

“Secara alokasi pemerintah menetapkan untuk Kabupaten Garut hampir sama urea dan NPK. Nanti bisa terlihat di semester dua atau di akhir tahun ketika realisasinya itu, di bawah alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah maka nanti akan dilakukan realokasi atau digeser ke wilayah yang membutuhkan,” pungkasnya. (Feri)

0 Komentar