RADARGARUT.ID – Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang dikenal dengan keindahan alamnya, budaya sunda yang kental, serta sejarah yang panjang.
Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa nama Garut sendiri memiliki kisah asal-usul yang menarik dan berkaitan erat dengan sejarah kolonial serta kondisi geografis wilayah tersebut.
Awal Mula Nama Garut
Menurut sejarawan Garut, Warjita, asal-usul nama Garut berasal dari peristiwa pada awal abad ke-19, tepatnya sekitar tahun 1813 pada masa pemerintahan kolonial Belanda.
Baca Juga:Santunan Capai Rp18 miliar, Jasa Raharja Perkuat Layanan di Garut83 Bodypack Ditemukan Tim SAR Gabungan, Operasi Pencarian Dilanjutkan hingga Masa Tanggap Darurat Berakhir
Saat itu, wilayah Garut masih merupakan bagian dari Kabupaten Limbangan. Pusat pemerintahan Limbangan dianggap kurang strategis karena sering dilanda bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, sehingga pemerintah kolonial memutuskan untuk memindahkan ibu kota kabupaten.
Dalam proses pencarian lokasi baru, seorang pejabat Belanda bernama H. C. De Wilde melakukan survei ke daerah yang kini dikenal sebagai Garut. Saat itu, daerah tersebut memiliki banyak danau kecil, rawa, dan genangan air yang dikelilingi pegunungan.
Dari Gout ke Garut
Menurut cerita yang berkembang, ketika De Wilde tiba di daerah tersebut, ia bertanya kepada penduduk setempat mengenai nama tempat itu.
Karena perbedaan bahasa, penduduk Sunda tidak memahami maksud pertanyaan tersebut. Mereka justru menunjuk ke arah genangan air sambil mengucapkan kata “ngarut” atau “garut”, yang dalam bahasa Sunda dapat merujuk pada kondisi tanah yang tergenang, berlumpur, atau penuh air.
Ada pula versi lain yang menyebutkan bahwa De Wilde mengucapkan kata gout (penyakit asam urat) karena kakinya terasa sakit akibat sering menginjak air dan lumpur.
Kata gout tersebut kemudian ditangkap dan dilafalkan oleh masyarakat lokal menjadi Garut. Seiring waktu, penyebutan ini semakin dikenal dan akhirnya digunakan sebagai nama wilayah tersebut.
Garut sebagai Pusat Pemerintah Baru
Pada tanggal 16 Februari 1813, secara resmi pusat pemerintahan Kabupaten Limbangan dipindahkan ke wilayah Garut. Sejak saat itu, nama Kabupaten Limbangan diubah menjadi Kabupaten Garut, dan tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Garut.
