GARUT – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS Ahab Sihabudin menggelar Sapa Warga Berbasis Budaya di Gedung Art Center Garut pada Ahad (4/10).
Sapa Warga diawali dengan aktivitas lari bersama, cek kesehatan gratis hingga penampilan dari seniman dan budayawan Garut, diikuti antusias sejumlah warga hingga para kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Penguatan dan pemajuan nilai-nilai budaya menjadi aspek utama dalam kegiatan ini. Melalui Sapa Warga, legislator PKS ini menyerap aspirasi dari berbagai kalangan, terkhusus dari insan budayawan dan seniman, hingga tokoh masyarakat Garut.
Baca Juga:Cari Tempat Gathering Beda di Garut? Yuk, Intip Area Back to Nature Anyar milik Hotel Harmoni!Sempat Buron 5 Hari, Pembobol Ruko Mantan Bos di Leles Berhasil Diringkus
Legislator sekaligus Ketua Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan DPRD Jabar ini mendorong agar Kebudayaan di Jawa Barat bisa diperkuat, dilestarikan hingga lebih maju lagi kedepannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahab juga menyinggung soal pentingnya memupuk hingga memperkuat kepemimpinan muda untuk masa mendatang.
Gagasan ini disampaikan Ahab dihadapan para kader dan warga yang hadir dalam kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya.
“Ketika merdeka, pemimpin pemimpin itu 70 persen dibawah 45 tahun, dan saat ini tahun 2026 justru sebalikmya, pemimpin kita diatas 45 tahun, untuk itu kedepan kita tentu mendorong semua pihak untuk mewujudkan visi besar yakni membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki idealisme tinggi sebagai pemimpin bangsa di masa mendatang,” katanya.
Pemimpin muda kata Ahab dinilai mampu menjadi pendobrak segala kebuntuan. Namun di era digital, tentu tantangan yang harus dihadapi dimana generasi muda tidak boleh terlena dengan kecanggihan teknologi dan aplikasi permainan yang serba lengkap, memudahkan tapi membuat malas anak muda.
“Untuk itu diperlukan peran seluruh pihak termasuk Pemerintah untuk menumbuhkan idealismenya,” katanya.
Legislator Jabar kelahiran Garut itu mengaku besyukur Ketua DPD PKS Garut relatif memiliki usia muda di bawah 45 tahun, sehingga semangat anak muda ini diharapkan bisa ditularkan dalam semangat kerja untuk membawa bangsa ke arah lebih baik lagi kedepan. (*)
