ABK Kapal Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Ditemukan Berjarak 340 Km

(Disways)
Jasad ABK yang hilang saat investigasi Anak Gunung Krakatau ditemukan di Bengkulu (Disways)
0 Komentar

Jejak Tragedi KM Arupadhatu 1 di Selat Sunda

Pelayaran nahas itu dimulai ketika kapal speedboat KM Arupadhatu 1 bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut membawa lima orang jurnalis dari berbagai media.

Bagus Khoirunnas (Antara), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donald (freelance), serta tiga orang awak kapal, yakni Warta (kapten), Heriyanto (pemandu), dan Surakman (ABK).

Namun, beberapa saat setelah memberikan share location di perairan Selat Sunda, komunikasi terputus total. Operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan Basarnas, TNI AL, dan Polairud selama kurun waktu sepuluh hari sempat dihentikan karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Baca Juga:Tanpa Ribet dan Antre! Cara Mudah Buka Rekening BCA Online Cuma Pakai HPCara Pakai Alfagift untuk Belanja Online Diantar Sampai Rumah!

Melalui jenazah Surakman yang hanyut hingga ke Samudra Hindia di selatan Bengkulu menunjukkan betapa kuatnya arus bawah laut yang membawa material maupun korban sejauh ratusan kilometer dari lokasi kejadian awal.

Saat ini, kepolisian dan pemerintah daerah tengah memfasilitasi proses pemulangan jenazah almarhum Surakman dari Bengkulu menuju rumah duka di Pandeglang, Banten, untuk dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.

Sementara itu, proses pemantauan dan penyisiran informasi di sepanjang pesisir pantai barat Sumatera terus dibuka guna mengantisipasi ditemukannya tujuh korban lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang.(*)

0 Komentar