Jelang Idul Adha 2026, Kesehatan dan Stok Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman

istimewa
Pemeriksaan hewan kurban. (Ist)
0 Komentar

GARUT – Menjelang Hari Raya Idul adha 2026/1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) Kabupaten Garut, memastikan stok hewan kurban di wilayahnya dalam kondisi aman dan kondisi kesehatan hewan tetap terkendali.

Kepala Diskanak Kabupaten Garut, Dyah Savitri, mengatakan, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, aparat kewilayahan, organisasi peternak, hingga Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) agar pelaksanaan kurban berjalan tertib, higienis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masyarakat diimbau untuk membeli hewan kurban di tempat penjualan resmi yang telah mendapatkan pengawasan dari petugas berwenang,” ujarnya.

Baca Juga:Diskanak Garut Kerahkan 100 Petugas, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Menjelang Idul Adha 2026Warga Bayongbong Garut Berharap Syarat Kredit KUR Dipermudah untuk Pelaku Usaha

Ia menjelaskan, ciri hewan kurban yang sehat diantaranya memiliki nafsu makan baik, aktif, tidak menunjukkan gejala penyakit, serta dilengkapi dokumen kesehatan hewan.

Menurutnya, hingga saat ini kondisi kesehatan hewan ternak di Kabupaten Garut terpantau aman, termasuk terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya melaksanakan berbagai langkah pengendalian yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari surveilans penyakit hewan, pemeriksaan kesehatan ternak di lapangan, vaksinasi, pengobatan, edukasi kepada peternak, hingga pengawasan lalu lintas ternak yang masuk dan keluar wilayah Garut.

“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga dan produktivitas peternakan masyarakat dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Dengan kondisi yang terkendali tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir dalam memilih hewan kurban maupun mengonsumsi pangan asal hewan.

Selain memastikan kesehatan ternak, pihaknya juga menyebutkan bahwa ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Garut saat ini sudah mencukupi dan diperkirakan terus bertambah hingga menjelang Idula dha.

“Pasokan hewan kurban tercukupi baik dari ternak yang berasal dari Kabupaten Garut maupun dari luar wilayah seperti Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sejumlah wilayah di Jawa Barat,” imbuhnya.

Baca Juga:Ikon Tulisan “GARUT” di Alun-alun Hilang, DLH Sebut Akan Dipindahkan ke Depan RutanPemkab Siap Menata PKL di Area Pemda Garut, Pagar Kantor Bupati Akan Dimundurkan

Berdasarkan data Diskanak Kabupaten Garut, jumlah pedagang sapi pada 2026 tercatat sebanyak 333 orang dengan ketersediaan hewan mencapai 10.772 ekor. Sementara prediksi pemotongan sapi mencapai 7.886 ekor.

Untuk komoditas kerbau, terdapat 9 pedagang dengan ketersediaan 135 ekor dan prediksi pemotongan sebanyak 10 ekor.

Sementara itu untuk domba dan kambing menjadi komoditas dengan jumlah terbanyak.

0 Komentar