Aksi ini mencerminkan ketidakpuasan kalangan mahasiswa terhadap kinerja pemerintahan dalam dua tahun terakhir. Mereka menilai berbagai masalah struktural masih belum terselesaikan secara serius, mulai dari krisis lingkungan yang berulang hingga persoalan biaya hidup dan akses layanan dasar.
Demonstrasi berlangsung di sejumlah titik strategis di Jakarta, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Polda Metro Jaya sebelumnya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan rute alternatif untuk mengantisipasi dampak aksi terhadap mobilitas warga.
Melalui aksi ini, mahasiswa ingin menegaskan bahwa suara rakyat, khususnya generasi muda, tetap harus didengar. Mereka berharap lima tuntutan tersebut tidak hanya menjadi formalitas, melainkan benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Baca Juga:Jalur Pendakian Gunung Cikuray via Tapak Gerot Masih Ditutup, Pemkab Garut Imbau Pendaki Patuhi AturanGunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali dalam Sehari, Masyarakat Dilarang Dekati Kawah Aktif Radius 5 Km
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana atau kementerian terkait mengenai tuntutan mahasiswa tersebut.(*)
