Ahab Sihabudin Dorong Perda Pemajuan Kebudayaan Jabar Beri Dampak Nyata dan Kesejahteraan Masyarakat

Radar Garut
Sekretaris Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin (kedua dari kanan), dalam Dialog Wakil Rakyat dengan tema Studi Kritis Perda Pemajuan Kebudayaan Jawa Barat dan Bedah Buku Garuda Utama: Kepemimpinan dan Masa Depan Indonesia di Kampus IAI Persis Garut, Sabtu 17 Oktober 2026.
0 Komentar

GARUT — Sektor kebudayaan di Jawa Barat didorong untuk tidak sekadar menjadi simbol pelestarian tradisi semata, melainkan mampu bertransformasi menjadi fondasi penggerak pembangunan serta instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin, dalam Dialog Wakil Rakyat dengan tema Studi Kritis Perda Pemajuan Kebudayaan Jawa Barat dan Bedah Buku Garuda Utama: Kepemimpinan dan Masa Depan Indonesia di Kampus IAI Persis Garut, Sabtu 17 Oktober 2026.

Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa implementasi regulasi terkait kebudayaan, yang sebelumnya telah digodok secara intensif melalui Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pemajuan Kebudayaan DPRD Jabar, harus berorientasi pada kemanfaatan luas bagi kehidupan berbangsa.

Baca Juga:Syakur Janjikan Penambahan Anggaran TPA Pasir BajingGeger Perempuan Bergolok Ribut di Jalanan Garut

“Memajukan kebudayaan ini tentu harus punya korelasi dengan upaya dalam mendorong kebudayaan ke depan bisa memberikan manfaat lebih besar bagi kehidupan bangsa, baik dalam aspek mentalitas, karakter, hingga berdampak pada aspek ekonomi yang bisa mensejahterakan masyarakat,” kata Ahab Sihabudin.

Menurutnya, pemajuan kebudayaan di Jawa Barat harus diletakkan dalam kerangka yang lebih progresif yang tidak berhenti pada upaya mempertahankan warisan leluhur atau tradisi lampau saja.

Kebudayaan lokal harus diintegrasikan ke dalam sendi-sendi pembangunan daerah, termasuk dalam memperkuat potensi ekonomi lokal, pariwisata berbasis budaya, serta memperkokoh karakter mental masyarakat.

Pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dan elemen masyarakat di tingkat kabupaten/kota seperti Garut.

Melalui kolaborasi dan sinergitas tersebut diharapkan mampu menegaskan arah kebijakan pemajuan kebudayaan di Jawa Barat sangkan bisa lebih dirasakan langsung oleh masyarakat bawah, baik dari sisi pelestarian identitas lokal maupun penggerak roda ekonomi kerakyatan.(*)

0 Komentar