“Secepatnya menyusul dengan program yang sekarang berjalan di Pasar Baru dan Garut Plaza, yang nantinya program tersebut itu akan berimbas dengan kawasan sekitarnya,” ucapnya.
Meski demikian, Ridwan belum menyebutkan secara pasti kapan proses revitalisasi Gedung PKL 2 akan dimulai maupun besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk merealisasikan rencana tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Disperindag ESDM Garut saat ini juga tengah melakukan pemetaan ulang atau remapping terhadap kapasitas bangunan, termasuk menghitung potensi jumlah pedagang yang nantinya dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Baca Juga:Kebakaran TPA Pasirbajing Garut Belum Padam, Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat 14 HariPembakaran Limbah Kulit di Garut Kerap Dikeluhkan Warga, DLH Dorong Penegakan Hukum
Pemetaan ulang tersebut dilakukan sebagai bagian dari perencanaan agar pemanfaatan gedung dapat disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan para pelaku usaha.
“Yang Gedung 2 ini nanti kita akan coba untuk mapping lagi, remapping lagi. Kita akan coba semaksimal mungkin untuk jumlah PKL yang akan ada di sana,” jelasnya. (*)
