“Mungkin tiga zona yang ke atas ya, mulai dari 6, 7, 8 ke atas yang menjelang masuk ke beberapa kawah yang kemarin ada itu. Nah, selebihnya masih bisa dikunjungi,” tuturnya.
Sementara terkait dampak pembatasan terhadap jumlah kunjungan wisatawan, Disparbud Garut belum menerima laporan terbaru dari pihak pengelola.
“Bulan ini belum, belum ada karena kita nunggu laporan dari pengelola sampai saat ini,” katanya.
Baca Juga:Pemkab Garut Salurkan Bulan Dana PMI, Fokus Siap Siaga Bencana hingga Pembinaan PMRKejar Target Pembangunan 2027, Pemkab Garut Siap Bebaskan Lahan Sekolah Rakyat di Desa Sukakarya Samarang
Disparbud Garut memastikan pemantauan akan terus dilakukan sebelum akses menuju kawasan atas kembali dibuka sepenuhnya.
Keputusan pembukaan zona yang masih ditutup akan mempertimbangkan hasil kajian mengenai tingkat keamanan fenomena blue fire agar aktivitas wisata tetap berjalan tanpa mengesampingkan keselamatan pengunjung. (*)
